Comscore Tracker

Wakil Ketua DPD RI Terima Audiensi dari Himpunan Mahasiswa Islam

Audiensi tersebut bahas Jambore Kepariwisataan

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Mahyudin, menerima audiensi dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) dalam rangka membahas Jambore Kepariwisataan di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (9/12).

Direktur Eksekutif Bakornas Leppami PB HMI, Muhammad Jusrianto, mengatakan Jambore Kepariwisataan yang akan diadakan oleh HMI levelnya internasional, yakni dengan nama International Tourism Jambore.

"Yang kita butuhkan dari DPD itu lebih kepada support agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Tidak lain dan tidak bukan karena jambore ini juga berkaitan dengan pariwisata nusantara yang berkelanjutan. Nah, kita pun butuh dukungan dari DPD supaya acara ini bisa berjalan dengan baik," tambah Jusrianto.

Untuk diketahui, International Tourism Jambore baru sekali diselenggarakan pada 2017 dari sekolah pariwisata yang ada di Bandung. Namun, untuk kelanjutan acara itu belum ada lagi sampai sekarang dan sebelumnya pun masih belum ada juga yang mengadakannya.

Maka dari itu, International Tourism Jambore yang diadakan oleh HMI ini selain agenda pertama kali yang diselenggarakan pada 20-23 Maret 2020 mendatang, akan dirutinkan pula menjadi agenda rutin tahunan HMI. Di acara tersebut, selain membicarakan perkembangan pariwisata, juga ada permainan tradisional anak.

"Kita sudah audiensi dengan tuan rumah Pemerintah Daerah Pesisir Barat karena tuan rumah dari acara ini ada di sana. Mereka sangat support. Kemudian juga sudah audiensi dengan Dinas Pariwisata Lampung, (mereka) juga support. Kemudian dari pihak Pemerintah Provinsi Lampung sudah audiensi juga. Intinya semua tanggapan positif terkait dengan acara ini," jelas Jusrianto.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI Mahyudin mengatakan, pada prinsipnya, DPD mendukung kegiatan International Tourism Jambore tersebut.

"Saya akan mengusahakan hadir apabila diundang di acara tersebut. Saya juga akan mengajak komite-komite yang terkait dengan kepariwisataan," ujar Mahyudin.

Terkait dengan dana yang dibutuhkan dari International Tourism Jambore mencapai Rp2 miliar, DPD akan mengecek terlebih dahulu apakah ada terkait dengan dana sponsorship. Hal itu karena dana sponsorship harus ada timbal balik.

"Promosi daerah, budaya daerah, itu adalah kepentingan DPD. Hal itu yang harus kita lihat dulu. Apabila dari HMI butuh testimoni sebagai bentuk dukungan DPD dalam acara ini, akan disiapkan lebih lanjut," pungkas Mahyudin.

Topic:

  • Marwan Fitranansya

Berita Terkini Lainnya